Kesetiaan untuk Sang Bangau

bangauSumber: Indosiar
Judul: Heaven’s Net Is Wide
Penulis : Lian Hearn
Penerjemah: Meithya Rose Prasetya
Penerbit: PT Matahati
Tebal: 786 halaman
Cetakan: November 2009

Cinta, kesetiaan, kehormatan, perebutan kekuasaan, pengkhiatan, dan pembunuhan, merupakan hal yang selalu ada dalam kisah-kisah ksatria, seperti novel Heaven’s Net Is Wide ini.

Baca selengkapnya …

Malaysia di Mata Jurnalis Indonesia

malaysiaSumber: JawaPos, 3 Januari 2009
Peresensi:  Mohamad Ali Hisyam
Judul Buku : Maumu Apa, Malaysia?
Penulis : Genuk Ch. Lazuardi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan : Pertama, November 2009
Tebal : xxii + 200 halaman

Kasus Manohara, model cantik berdarah Sulawesi yang tak pernah sepi diekspos media massa, menjadi bumbu menarik dinamika hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia. Konflik Manohara dengan mantan suaminya, Tengku Fahri, pangeran Kerajaan Kelantan, yang terus berlarut, melengkapi serangkaian dentuman kasus yang selama ini mewarnai ”panas dingin” relasi kedua negara serumpun itu.
Baca selengkapnya …

Kisah Perlawanan Pers yang Menggetarkan Jiwa

persSumber: BatamPos, 3 Januari 2009
Judul Buku: Pers Perlawanan, Politik Wacana Antikolonialisme Pertja Selatan
Penulis: Basilius Triharyanto
Penerbit: LKiS, Yogyakarta
Cetakan: I (Pertama), September 2009
Tebal: xxvi + 276 halaman
Peresensi: Humaidiy AS

Dalam rentang sejarah, ideologi perlawanan sebagai paradigma tentang cita-cita bersama, dimaknai dengan berbagai pendekatan dan penafsiran, terutama dalam kaitannya dengan rasa senasib seperjuangan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan. Pers merupakan salah satu media yang dapat dijadikan ?acamata?dalam memahami bagaimana situasi politik, ekonomi dan social yang sedang terjadi dalam kurun waktu tersebut.
Baca selengkapnya …

Kisah Perempuan di Hindia Belanda

citraSumber: Kompas, 9 Januari 2010
Peresensi: Ageng Wuri R. A.
Judul Buku : Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda
Penulis : Tineke Hellwig
Penerbit : Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 2007
Cetakan : Edisi Pertama
Tebal : xii + 122 halaman

Kaum perempuan pada masa lalu digambarkan hanya sebagai pemuas kebutuhan seksual pria saja. Mereka pada masa lalu dipandang sebelah mata oleh kaum pria. Namun, dengan tergerusnya zaman kaum perempuan dapat menyetarakan dirinya dengan kaum pria dan ikut berperan diberbagai bidang. Seperti, R. A. Kartini (1879-1904), seorang perempuan pribumi istimewa yang hidup di pulau Jawa pada masa kolonial Hindia Belanda mampu membela hak-hak perempuan untuk pendidikan.

Baca selengkapnya …

Mozaik Peradaban dalam Terjemahan

sadurSumber: JawaPos, 27 Desember 2009
Peresensi: Bandung Mawardi
Judul Buku: Sadur (Sejarah Terjemahan di Indonesia dan Malaysia)
Penyunting: Henri Chambert-Loir
Penerbit: KPG, Jakarta
Cetakan: Pertama, 2009
Tebal: 1.160 halaman

Negeri ini kerap alpa sejarah atau terlambat menyadari karena malas atau mungkin ketidaksanggupan untuk menulis sejarah sendiri. Pandangan ironis itu tampak pada penerbitan buku setebal bantal ini dengan sajian karangan-karangan dari para sarjana ampuh. Mayoritas 65 karangan dalam buku itu ditulis sarjana asing dengan kompetensi dan keseriusan mereka untuk membaca dan menilai Indonesia secara historis. Buku tersebut mungkin melegakan kehausan sejarah bagi pembaca, tapi juga memberi tanda seru atas kemiskinan intelektual negeri besar ini dengan ratusan juta penduduknya.

Baca selengkapnya …