Sejarah Modernisasi Jepang

Judul: The Last Shogun: Kisah Hidup Tokugawa Yoshinobu Sumber: Koran Jakarta, 31 Mei 2010 Peresensi: N Mursidi Penulis: Ryotaro Shiba Penerbit: Kantera Terbit : Januari 2010 Halaman: 352 Togukawa Yoshinobu–gelar yang disematkan kepada Hitotsubashi Keiki yang dicatat sejarah sebagai shogun kelima belas–mungkin dapat dikatakan tak beruntung sewaktu diangkat menjadi shogun.

Mengenal Lebih Akrab Buya Syafii

Sumber: Minggu, 30 Mei 2010 Judul: Titik-titik Kisar di Perjalananku; Autobiografi Ahmad Syafii Maarif Peresensi: Ali Rif’an Penulis: Ahmad Syafii Maarif Penerbit: Mizan Tahun: I, April 2009 Tebal: 422 halaman Membaca buku berjudul Titik-titik Kisar di Perjalananku; Autobiografi Ahmad Syafii Maarif ini kita serasa sedang diajak berselancar mengarungi samudera makna, berliku, dramatik, menyedihkan, menegangkan, tetapi [...]

Pembawa Suluh Pencerahan

Sumber: Kompas, 6 Maret 2010 Judul buku: Muhammad: Rasul Zaman Kita Peresensi: Siti Muyassarotul Hafidzoh Penulis : Tariq Ramadhan Penerbit: Serambi Jakarta Tebal: 422 halaman Lahirnya Nabi Muhammad SAW di Semenanjung Arabia telah menandai lahirnya kebudayaan dan peradaban baru yang civilized. Bangsa yang tadinya pagan-barbarian menjadi bangsa yang modern, bahkan terlalu modern untuk ukuran sosiologis-antropologis [...]

Kisah Perempuan di Hindia Belanda

Sumber: Kompas, 9 Januari 2010 Peresensi: Ageng Wuri R. A. Judul Buku : Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda Penulis : Tineke Hellwig Penerbit : Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 2007 Cetakan : Edisi Pertama Tebal : xii + 122 halaman Kaum perempuan pada masa lalu digambarkan hanya sebagai pemuas kebutuhan seksual pria saja. Mereka pada [...]

Mozaik Peradaban dalam Terjemahan

Sumber: JawaPos, 27 Desember 2009 Peresensi: Bandung Mawardi Judul Buku: Sadur (Sejarah Terjemahan di Indonesia dan Malaysia) Penyunting: Henri Chambert-Loir Penerbit: KPG, Jakarta Cetakan: Pertama, 2009 Tebal: 1.160 halaman Negeri ini kerap alpa sejarah atau terlambat menyadari karena malas atau mungkin ketidaksanggupan untuk menulis sejarah sendiri. Pandangan ironis itu tampak pada penerbitan buku setebal bantal [...]