Pelajaran Hidup Berkeluarga

Sumber: Koran Jakarta, 26 Maret 2011
Judul : Coming Home
Peresensi: Paskalina Oktavianawati
Penulis : Sefryana Khairul
Penerbit : GagasMedia
Tahun : I, 2011
Tebal : x + 318 halaman

Amira dan Rayhan adalah dua tokoh sentral dalam novel ini. Amira dan Rayhan menikah, namun pada usia pernikahan yang masih seumur jagung, mereka berpisah karena Rayhan menduakan cinta Amira dengan perempuan lain.

 

Hati perempuan mana yang tak sakit menerima kenyataan suaminya berselingkuh dengan perempuan lain, dan suaminya memilih wanita itu ketimbang dirinya. Amira menutup lembaran pernikahannya dengan orang yang dicintainya dan mengubur dalam-dalam kepahitan itu. Amira tak ingin membuka kembali luka itu selama-lamanya.

Di sisi lain, setelah berpisah dari Amira, Rayhan menikah dengan Elsa yang telah mengandung anaknya. Namun, kehidupan Rayhan tidak sebaik yang dibayangkan. Elsa meninggal dunia ketika melahirkan Kirana, anak perempuan yang kini harus diasuhnya sendiri. Kirana membuat hidup Rayhan berubah total. Rayhan tak lagi memikirkan karier, baginya yang terpenting bagaimana bisa membesarkan Kirana dengan baik. Rayhan kemudian memutuskan untuk pindah ke Yogyakarta bersama Kirana, putri kecilnya.

Kirana sudah harus sekolah di TK, sehingga begitu tiba di Yogyakarta, Rayhan langsung mendaftarkan Kirana di sebuah TK. Di luar dugaannya, di TK tempat ia mendaftarkan Kirana, Rayhan bertemu kembali dengan mantan istrinya, Amira. Bagi Amira, pertemuan kembali dengan Rayhan juga sangat mengejutkannya. Setelah sekian lama Amira berusaha mengubur masa lalunya bersama Rayhan, kini masa lalu itu satu per satu hadir seperti sebuah rekaman yang diputar ulang.

Muncul pertanyaan dalam hati Amira, kenapa harus bertemu kembali dengan Rayhan? Ke mana ibu gadis kecil itu? Kenapa harus Rayhan yang mengantarkannya ke sekolah? Kenapa Rayhan ada di Yogyakarta? Melihat kehadiran kembali Amira, memunculkan penyesalan dalam di hati Rayhan karena telah menyia-nyiakan Amira. Apa yang akan terjadi dengan pertemuan Amira dan Rayhan? Akankah mereka merajut kembali perkawinan yang sudah putus? Membaca novel Coming Home akan menjawab semua pertanyaan itu.

Novel Coming Home merupakan karya terbaru Sefryana Khairil. Bahasa yang digunakan oleh Sefryana dalam merajut kisah dalam novel ini begitu enak dibaca dan mudah dipahami. Penyajian alur dalam novel ini juga menarik sehingga memudahkan pembaca memahami jalan cerita novel ini dan membuat rasa ingin tahu pembaca menggebu-gebu. Sebuah novel tentu menghadirkan nilai yang baik dan bermanfaat untuk pembaca. Demikian pula halnya dengan novel besutan Sefryana ini.

Bagi keluarga muda, membaca novel ini dapat membuka wawasan tentang bagaimana menjalin komunikasi yang baik antara suami dan istri. Suami sebaiknya menjalin komunikasi yang baik dengan istri, jika ada hal-hal yang dirasa tidak sejalan dengannya. Sebaliknya demikian pula dengan seorang istri, jika semua dikomunikasikan, hubungan suami istri akan lebih harmonis dan badai apa pun yang mengadang tidak akan mampu menggoyahkan mahligai perkawinan.

Bagi siapa pun orang dewasa yang membaca novel ini diharapkan dapat mengintrospeksi diri dan jangan merasa paling benar sendiri, serta berpikir lebih cermat dalam bertindak supaya tidak menyesal di kemudian hari.

Peresensi adalah Paskalina Oktavianawati, penikmat dan pencinta buku.

Komentar

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>