Menyelami Akar Sejarah Teror

Sumber: Koran Kompas, 09 Mei 2011
Judul : Sejarah Teror – Jalan Panjang Menuju 11/9
Penulis : Lawrence Wright
Penerbit : Kanisius
Tahun : 1, 2011
Tebal : 641 halaman

Dalam catatan sejarah, gerakan teror sebenarnya sudah berkembang berabad yang lalu. Aksi semacam ini dapat dirasakan dengan cara pembunuhan dan perusakan untuk mencapai tujuan tertentu. Maka, dalam sejarah umat manusia teror sudah muncul dengan berbagai bentuknya. Kemudian, berkembang mengikuti budaya dan pola strategi sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Gerakan teror muncul pada akhir abad 19 dan menjelang terjadinya Perang Dunia I, terjadi hampir di seluruh belahan dunia.

Pada pertengahan abad ke-19, tindakan teror mulai banyak dilakukan di Eropa Barat, Rusia, dan Amerika. Mereka percaya bahwa dengan melakukan aksi teror adalah cara yang paling efektif untuk melakukan revolusi politik maupun sosial, dengan cara membunuh orang-orang yang berpengaruh. Bentuk teror pertama terjadi sebelum Perang Dunia II, aksi ini dilakukan dengan cara pembunuhan politik terhadap pejabat pemerintah. Bentuk teror kedua dimulai di Aljazair pada ’50-an, dilakukan oleh FLN yang memopulerkan “serangan yang bersifat acak” terhadap masyarakat sipil yang tidak berdosa.

Ketika terjadinya tragedi 11 September 2001, dunia semakin terancam, bahkan melibatkan unsur ideologi pemahaman untuk lebih menjadikan aksi/tindakannya sebagai sebuah kekuatan yang direstui. Merebaknya virus paham radikalisme dan fundamentalisme yang didasari ideologi agama, mengancam semua negara-negara dunia mengalami aksi kejadian serupa. Ada semacam kekuatan yang mendorong keberanian aksi teror dalam mencapai tujuannya. Implikasinya, banyak orang atau masyarakat yang belum bisa memisahkan aksi teror, jihad, atau perang suci.

Para teroris, sangat keliru dalam memahami sejarah peradaban. Selama ini mereka meyakini bahwa negara- negara Barat adalah musuh Islam yang harus dihancurkan. Akibat pemahaman ini, mereka membabi-buta melakukan aksi teror peledakan bom dengan menjadikan tempat-tempat yang dianggap sebagai simbol Barat sebagai sasaran. Orang-orang yang tidak berdosa pun menjadi korban. Lawrence Wright melalui buku ini telah menghasilkan sebuah kisah yang membetot banyak perhatian sekian lamanya.

Ditulis dengan gaya bahasa yang sangat mengalir dan hidup, bukan hanya cerita detail dan menakutkan mengenai berbagai peristiwa yang mengarah kepada 9/11, akan tetapi juga merupakan kajian matang mengenai dunia yang telah menciptakan para pelaku serangan 9/11 dan penerus mereka yang terus merongrong kita sampai saat ini. Wright telah mengungkapkan berbagai rincian yang menakjubkan mengenai jaringan Al-Qaeda, dengan menampilkan tokoh pelaku teror bom tragedi 11 september 2001, Osama bin Laden, Ayman al-Zawahiri, dan tokohtokoh terorisme yang lainnya.

Tentu, melalui buku ini, kita akan lebih banyak tahu dan paham tentang sejarah perkembangan teror mulai dari awal hingga perkembangan yang terbaru. Sehingga, membuat para pembaca semakin hati-hati dalam memlih gerakan yang dianggap menyimpang dari kehidupan sosial, seperti radikalisme dan fundamentalisme.

Peresensi adalah Abdul Gafar, penulis lepas.

Komentar

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>