Ketegaran Menjalani Cinta Jarak Jauh

loveSumber:  Okezone.com
Judul Buku: Long Distance Love
Pengarang: Imazahra dkk
Terbit: Maret 2009
Penerbit: Lingkar Pena Publishing House

Para blogger semakin aktif menuangkan karyanya menjadi sebuah buku. Kali ini para penulis yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena (FLP) Yogyakarta, bersiap meluncurkan buku yang berjudul “Long Distance Love”. Buku ini baru diluncurkan Sabtu 21 Maret 2009 di Yogyakarta, tepatnya di Earth Cafe, Jalan Babarsari No 9 (belakang RM Ny Suharti), utara Hotel Sahid.

Sewaktu masih dalam bentuk draf, tulisan Imazahra dan beberapa kumpulan dari kawan-kawan blogger lainnya dikirim kepada Maya yang tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan. Di dalam blognya, Maya mengatakan, buku tentang cinta jarak jauh, alias “Long Distance Love”, menjadi pilihan judul buku itu.

Buku tersebut berdasarkan pengalaman pribadi Ima, serta beberapa teman dekatnya yang berpengalaman sama. Ketika dia pernah backpacking keliling Eropa seorang diri dan pernah menjadi pembicara tentang backpacking bareng Andrea Hirata.

Menurut Maya, Ima meminta dirinya menuliskan komentar lantaran Maya adalah pelaku long distance love. Maya pun memberikan komentar di dalam draf buku ini. Terlepas dari apakah komentarnya akan dimuat atau tidak, Maya ingin tahu pengalaman orang lain dalam LDL ini, apa penyebabnya, dan bagaimana mereka menjalani dan mencari solusinya.

Ternyata buku ini begitu menyentuh pikirannya, membuat Maya menyadari, bahwa banyak pasangan lain yang LDL-nya lebih berat, dan memang kondisinya sungguh sulit untuk memungkinkan mereka untuk hidup bersama.

“Ini membuatku menjadi merasa lebih beruntung, dan lebih mempunyai pilihan untuk menentukan arah kehidupanku yang terpengaruh oleh LDL ini,” tulisnya.

Maya pun menyampaikan rasa salut kepada Ima yang terpikir untuk menulis buku seperti ini. Dengan menulisnya, berbagi cerita, dan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang membacanya.

Membaca buku ini membuat akan membuat pembaca jadi merenung tentang pengalaman LDL masing-masing. Beberapa cerita yang dikisahkan betul-betul menyentuh hati karena berdasarkan pengalaman nyata para penulisnya. Meskipun para penulis tersebut kebanyakan bukan profesional namun kemampuan mengungkapkan bahasa tulis mereka tidak perlu diragukan, karena mereka terbiasa menulis di blog.

Berbagi cerita terjadi sebagaimana halnya tulisan surat kepada sahabat. Tidak menggurui dan tidak berusaha mempengaruhi.

Di saat fenomena yang berkembang saat ini adalah hidup bersama tanpa menikah, buku ini menggambarkan bahwa masih ada orang yang menikah, tapi tidak hidup bersama. Menikah dan memilih LDL adalah sebuah pilihan hidup.

Seperti yang dijalani Maya, apa yang diungkapkan Imazahra dalam bukunya sungguh menggambarkan, walau banyak jalan untuk tinggal bersama, namun pilihan hidup sedikit memaksa untuk berpisah hanya karena alasan yang mungkin tak terdengar romantis. Akan tetapi jika disuruh memilih, tentu saja LDL bukanlah pilihan hidup dalam sebuah pernikahan, tidak LDL mestinya akan lebih baik bagi semua.

Buku ini wajib dibaca, terutama bagi yang mengalami, atau berpotensi mengalami LDL ini.

Komentar

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>