Sang Raja Mencari Kebijaksanaan

Sumber: XpresRiau, 7 Maret 2010
Judul: warisan Sang Raja
Peresensi: Abdullah
Penulis: Jim Stovall
Penerbit: Gramedia

Sebagian pemimpin di zaman sekarang hanya akan mewariskan harta untuk anak cucunya, yang diharapkan dapat dipergunakan untuk tujuh keturunannya. Yang brengsek akan mewariskan masalah dan pertengkaran kepada rakyat setelahnya, plus utang negara yang harus dibayar anak cucunya.

Di masa lalu, raja-raja berebut pengaruh dengan sesama raja lainnya, dengan cara menaklukkan dan menambah wilayah jajahan.Itu akan menimbulkan kebanggaan bagi negaranya, bagi sang raja, juga sebagian rakyatnya. Sebab raja-raja itu akan dikenang sepanjang sejarah sebagai sang penakluk.

Kisah Sang Raja kali ini memaparkan upaya seorang raja nun jauh di sana, di tempat yang tak berpeta, tentang caranya mewariskan sesuatu yang bermanfaat bagi rakyatnya kelak. Warisan Sang Raja adalah sebuah faksi-fakta yang disampaikan dengan gaya fiksi-tentang upaya seorang raja bijaksana meninggalkan warisan kekayaan yang abadi bagi generasi masa depan. Ia mengundang rakyatnya, dari berbagai kalangan dan semua sudut kerajaannya, untuk berbagi rahasia kesuksesan hidup mereka. Namun, ketika harus menentukan rahasia yang terbesar di antara semua rahasia yang dipaparkan rakyatnya, ia menghadapi dilema: Bagaimana caranya menentukan kebijaksanaan terpenting dalam hidup?

Upaya Sang Raja dalam menggali informasi warisan penting bagi rakyatnya inilah yang menjadi tema sentral dari novel ‘’faksi’’ ini. Dalam pencarian kebijaksanaannya, Sang Raja mengundang pedagang, prajurit, penyair, petani, tabib, badut, orang tua, pelancong, pencanang kota, bankir, pemburu, sejarawan, buruh, ilmuwan, hakim, sesepuh. Namun kebijaksanaan segala zaman justru ditemukan dari seorang gadis kecil yang belum mengerti apa-apa.

Kebijaksanaan segala zaman adalah upaya terus-menerus mencari kebijaksanaan tanpa henti. Dengan kebijaksanaannya itu, maka kehidupan akan menjadi anugerah bagi orang-orang di sekitar dan generasi yang akan datang, Kebijaksanaan adalah kebenaran, dan pada akhirnya, kebenaran akan menemukan cahaya hari ini dan mengungkapkan dirinya sendiri. Dan itulah yang didapat sang raja dari gadis kecil yatim piatu yang diasuh neneknya. Kebijaksanaan abadi yang tak disangka.

Kisah Warisan Sang Raja berbentuk novel kecil ini dipaparkan dengan bahasa yang sederhana dan cukup lugas. Pesannya jelas dan mengarah pada kekuatan moral dari penceritaannya. sebuah ‘’faksi’’ yang baik untuk dibaca anak-anak, atau yang akan menginjak remaja, juga untuk kaum pendidik yang memerlukan khazanah cerita bagi pembentukan perilaku anak didiknya.***

Komentar

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>