Some Cool Brain Games for Our Toddlers

Judul: 125 Brain Games for Your Toddlers (Permainan Sederhana untuk Menunjang Perkembangan Awal Otak pada Balita)
Peresensi: Retnadi Nur’aini
Penulis: Jackie Silberg
Penerjemah: Nike Sinta Karina
Penerbit: Erlangga

Our greatest natural resource is the minds of our children (Walt Disney)
Ini karena, saat anak berusia tiga tahun, otaknya telah membentuk sekitar 1000 triliun jaringan koneksi. Jumlah tersebut dua kali lebih banyak dari yang dimiliki oleh otak orang dewasa. Tak hanya itu, anak juga menyerap informasi baru lebih cepat daripada orang dewasa. Salah satu cara untuk membangun kapasitas otak anak usia 1-3 tahun ini adalah dengan bermain sambil belajar.

Buku 125 Brain Games for Toddlers terdiri atas delapan bagian. Delapan bagian ini terkategorisasi berdasarkan usia anak, yaitu: 12-15 bulan, 15-18 bulan, 18-21 bulan, 21-24 bulan, 24-27 bulan, 27-30 bulan, 30-33 bulan, dan 33-36 bulan.

Berupa pointers sederhana, buku ini berisi sejumlah permainan sederhana untuk membangun kapasitas otak balita. Misalnya saja permainan untuk mengenalkan anak pada bunyi dengan menirukan detak jam dinding, permainan aroma untuk mengenalkan anak pada aneka aroma buah dan bunga, sampai permainan observasi sederhana terhadap bulan.

Salah satu permainan favorit putri saya, Hana (14 bulan) saat ini adalah ciluk ba jempol. Dalam permainan ini, saya menggambar dua titik mata dan senyum di jempol tangan saya (mengikuti halaman 15 buku ini). Saat saya berujar “Baaa!” Hana akan membuka jari-jemari saya yang lain, untuk melihat apakah jari lain juga bermata dan tersenyum.

It’s so easy and fun!

***

Dengan melibatkan musik, kata-kata berima, pelukan, dan olah kemampuan motorik, semua permainan dalam buku ini sangat mudah dilakukan dalam keseharian. Apalagi penerjemah telah mengalihgagasankan lagu-lagu anak di teks asli menjadi lagu-lagu anak yang telah familiar di Indonesia seperti: Soleram, Menanam Jagung, Kring-kring Ada Sepeda, Kepala Pundak Lutut Kaki, dan lain sebagainya.

Karena mengutip ujaran Jackie—yang juga menulis Brain Games for Babies dan Smart Games for Smart Brains: “Anak-anak membutuhkan orang dewasa yang mencintai dan mendukung mereka, yang bernyanyi untuk mereka, memeluk, berbicara, membacakan cerita, dan bukan sekadar menunjukkan kartu.”

Komentar

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>